Tips Travelling Keluar Kota Dengan Mobil

Diposting oleh Irma Yulia Dewi
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
http://cdn-media.viva.id/thumbs2/2015/01/28/292122_ilustrasi-traveling_663_382.jpg



Travelling keluar kota memang menyenangkan. Apalagi saat musim liburan tiba dimana seluruh keluarga berkumpul bersama, rasanya pasti gak sabar untuk menyusun rencana untuk berlibur bersama. Banyak orang yang memilih kendaraan pribadi sebagai alat transportasi liburan bersama keluarga, tetapi banyak juga yang memilih transportasi umum. Nah, saya ingin mengulas tentang travelling dengan mobil. Apa saja yang harus dipersiapkan? Mari kita simak ulasan saya berikut ini :

Tips Membawa Bekal Saat Perjalanan Jauh Keluar Kota

Diposting oleh Irma Yulia Dewi
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Saat perjalanan jauh keluar kota, entah acara piknik, liburan atau mudik, yang namanya makanan dan minuman tidak boleh ketinggalan dalam daftar. Bisa sih mampir ke restoran yang ada di rute perjalanan yang dilalui, tetapi alangkah baiknya kita membawa bekal dari rumah. Ada beberapa alasan bahwa membawa bekal dari rumah merupakan hal yang patut diacungi jempol :

 Lebih sehat dan higienis
Dengan membawa bekal dari rumah, kita dapat menakar ukuran bumbu seperti gula dan garam yang dipakai saat memasak. Selain itu, kita juga yakin kebersihannya terjaga, bahan – bahan yang kita pakai juga sesuai dengan kualitas yang kita inginkan. Sangat penting membawa bekal sendiri apabila anggota keluarga / rekan / kita sendiri memiliki pantangan makanan dan minuman tertentu sesuai saran dokter.
 Lebih hemat
Dengan membawa bekal sendiri, kita akan membuat penghematan yang sangat lumayan. Kita dapat menghitung biaya untuk berbelanja sesuai kebutuhan. Selain itu, kita tidak akan tergoda untuk berbelanja di minimarket dalam keadaan perut kosong.
 Lebih go green
Dengan membawa bekal, kita bisa lebih go green karena tidak perlu repot membawa bungkusan plastik berisi makanan dan minuman yang telah dibeli dari restoran/minimarket. Sampah pun bisa dikurangi dan kita tidak perlu repot nyari tempat sampah di pinggir jalan.
 Lebih menyenangkan
Memasak itu memang kegiatan yang menyenangkan. Berbelanja, menyiapkan bahan, mengolah, hingga menyajikannya. Ajak anggota keluarga agar acara masak lebih menyenangkan dan siap beberapa jam sebelum berangkat.

Nah, itulah beberapa alasan kenapa membawa bekal patut diacungi jempol. Sekarang pertanyaannya adalah bagaimana cara menyiapkan bekal sebelum hari H? yuk kita baca tulisan saya berikut ini :

1. Rencanakan perbekalan yang akan dibawa jauh – jauh hari sebelum keberangkatan. Diskusikan bersama anggota keluarga apa saja yang ingin mereka bawa saat perjalanan. Pilih yang mudah dibuat, bernutrisi tinggi, dan mengenyangkan.

2. Persiapkan tempat bekalnya semisal lunchbox lengkap dengan sendok garpu sumpit, wadah saji, termos, travelling mug, dan gelas plastik yang bisa dipakai berulang kali.

3. Siapkan cooler box dan ice gel pack untuk mendinginkan makanan dan minuman yang akan dibawa. Masukkan ice gel pack beberapa hari sebelum hari H perjalanan.

4. Berikut contoh bekal yang dapat dibawa :
 Jajanan pasar seperti arem – arem, lontong, lemper, kue mangkok, bolu kukus, pastel isi sayuran, risoles smoked beef mayones.
 Mie goreng dengan taburan sosis dan bawang goreng, bihun goreng dengan udang atau nasi goreng dengan telur ceplok, suwiran ayam atau udang. Tambahkan sayuran juga sesuai selera.
 Mie dalam cup (Pop Mie, Mi Sedap)
 Sandwich isi daging/telur ceplok/tuna/ayam sesuai selera
 Salad (masukkan ke dalam lemari pendingin sehari sebelum perjalanan)
 Pudding/agar – agar/jelly (Buat sehari sebelumnya)
 Aneka roti semisal roti cokelat, roti keju
 Buah – buahan yang telah dikupas dan dipotong - potong

5. Untuk minuman, berikut yang dapat dibawa :
 Air mineral : pastikan bawa dalam jumlah cukup agar tidak dehidrasi
 Jus buah : lebih baik bikin sendiri tanpa / sedikit pakai gula
 Minuman hangat (teh hangat dan kopi hitam): masukkan ke dalam termos terpisah. Pastikan termosnya tidak mudah bocor, memiliki tutup yang baik dan tahan banting. Untuk teh dan kopi, sebaiknya jangan memakai gula sebelum dimasukkan ke termos agar takaran gula bisa diatur.
 Air panas : taruh di termos besar yang kuat, mudah dibawa, tahan banting, dan tidak mudah bocor.
 Susu : apabila ingin membawa susu cair, pindahkan dalam wadah kedap udara

6. Jangan tutup wadah apabila masakan masih panas. Tunggu hingga uapnya hilang.

7. Pisahkan makanan seperti salad dan pudding dengan saus / mayonesnya agar tidak mudah basi.

8. Bawa sambal, saus tomat, dan gula pasir dalam bentuk sachet agar habis sekali pakai.

9. Jangan membawa makanan dan minuman yang mengandung santan agar tidak mudah basi.

Sekian ulasan dari saya, semoga membantu yaa.. sampai bertemu lagi di ulasan berikutnya ^_^

Cara Menyelamatkan Makanan Di Saat Daya Listrik Turun

Diposting oleh Irma Yulia Dewi
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Nah, yang ini artikel dari Wikihow yang luar biasa mantep. Sudah berkurang deh satu kekhawatiran dalam menyetok makanan tanpa lemari pendingin. Saya udah terjemahkan, begini kira - kira..

Cara Menyelamatkan Makanan Di Saat Daya Listrik Turun 


Apabila daya listrik turun di rumah Anda, sangat penting untuk mengikuti peraturan dasar tentang makanan. Hal ini juga memungkinkan makanan tergantung dari berapa laam turunnya listrik dan apa yang telah Anda lakukan memperpanjang kemampuannya agar tetap aman.

Pentingnya Membuat Es Batu Sebelum Bencana Tiba

Diposting oleh Irma Yulia Dewi
Reaksi: 
3 komentar
Gimana perasaan teman – teman apabila listrik padam? Jengkel bin bĂȘte. Apalagi yang lagi nonton tv, main PS, sampe lagi bikin es krim, bakalan manyun seharian :D tak lupa ngomelin si PLN sampe mengeluarkan kutukan sana sini bak cerita legenda rakyat Malin Kundang, hihihi #bener kan yah? :P 

Sepengalaman saya, listrik padam paling lama banget 2 hari. Tapi itu dalam situasi normal. Bagaimana dalam situasi bencana? Bisa – bisa 2 minggu atau lebih dalam keadaan gelap – gelapan. Bingung mau ngapain. Palingan tidur sih.. kalo cuacanya mendukung alias adem banget, kalo panas bin pengap gimana? Dijamin makin manyun deh. 

Lalu apa kabar makanan di kulkas? Bagaimana bila kita tidak dapat menyimpan makanan sisa? Basi dong, terbuang sia – sia, mubazir dan sangat disayangkan. Apalagi makanannya yang enak banget, susah didapat, jarang ada yang jual lagi (atau gak dijual di Indonesia?), semisal cokelat dari Swiss/Belgia oleh – oleh dari seseorang yang habis liburan disana. #kalo sampai terjadi, silahkan lambaikan tangan ke kamera sambil teriak yang kenceng, “toloooonnnggg gak kuat.. gak kuat.. nyerah.. nyerah…” hahahaha.

Jangan panik dulu sodara – sodara! Masih ada alternatif lain yang bisa dicoba. Salah satunya dengan menggunakan es batu. Pasti pada bingung yaa, apa hubungannya mengawetkan makanan sama es batu. Eiitt ada hubungannya loh, yuk kita lihat sama – sama ulasan saya berikut ini. Es batu biasanya digunakan untuk mendinginkan minuman yang masih panas, membuat minuman dingin seperti es campur, es serut, es teh, dan es – es lainnya.

Tips & Trik Menyetok Makanan Untuk Keadaan Darurat

Diposting oleh Irma Yulia Dewi
Reaksi: 
0 komentar
survivalcache.com

Saat dalam keadaan darurat, kita harus cerdas dalam menyetok makanan dan minuman yang dibawa untuk satu keluarga. Saya menyarankan persediaan untuk ±2 minggu, syukur – syukur bisa lebih :) :) Berhubung saya orangnya punya hobi 2P : Prepare & Packing, maka saya buat daftar selengkap mungkin, hahahaha :D :D :D :D mau lihat apa saja daftar yang saya udah siapkan? monggo disimak..

Memasak Di Luar Saat Keadaan Darurat

Diposting oleh Irma Yulia Dewi
Reaksi: 
0 komentar
Setelah kasak kusuk nyari artikel tentang dapur umum (yang ada berita aja), saya menemukan artikel dari Wiki How #i love you, WIKI HOW!! fyuhh akhirnya dapet juga :)

Berhubung artikelnya pakai bahasa Inggris, saya mencoba menerjemahkannya ke dalam bahasa kita tercinta, bahasa Indonesia. Setelah dilihat dan diterjemahkan, ternyata gak susah loh, apalagi buat kamu yang udah pernah ikut kemping (sayangnya saya gak pernah diijinkan Ayah ikut kemping pas sekolah, hikss). Oke deh, langsung lihat yuk artikel terjemahan saya :)

Piknik Di Halaman Belakang Rumah

Diposting oleh Irma Yulia Dewi
Reaksi: 
0 komentar
ranselwisata.com
Apa yang terlintas di benak teman – teman kalo denger kata “piknik”? pasti bakalan kompak jawabannya, “Saatnya berlibur! Simpan dulu segala macam pekerjaan, stress dan aneka kegalauan lainnya di lemari/laci meja kerja. MERDEKA!! ” #yang terakhir pikniknya pas 17 Agustusan hahahaha Oke.. oke.. oke.. saya paham banget yang namanya piknik itu identik dengan ngumpul bareng keluarga dan teman – teman, mencari tempat yang nyaman untuk menggelar tikar dan berbagai makanan minuman yang telah disiapkan. Ngobrol ngalor ngidul, ketawa bareng, main kejar – kejaran, everything is happy, everyday is holiday. Hihihi kalo begitu mah saya mau banget deh. Nah, karena piknik merupakan salah satu moment yang cukup penting dalam hidup kita, mari kita ulas satu per satu agar piknik berjalan dengan lancar dan nyaman. Untuk artikel ini, saya akan ulas piknik di halaman belakang rumah. 

Memasak Dengan Kompor Kayu Bakar

Diposting oleh Irma Yulia Dewi
Reaksi: 
0 komentar
Seperti yang kita ketahui bahwa kompor kayu bakar adalah salah satu kompor yang sering digunakan untuk masak, bahkan pertama kali kakek nenek kita gunakan jaman dulu. Sampai sekarang banyak orang yang memakai kayu bakar. Ada banyak alasan kenpa orang masih pakai kayu bakar, mulai dari rasa masakannya yang beda ama kompor modern (yang pake gas) sampai kepaksa karena gak sanggup beli gas elpiji. Harga gas jarang turun sering naik #gimana sih Pemerintah? Katanya mau bikin hidup rakyat sejahtera? Mana?? Mana??

Saat ini saya tertarik ma kompor kayu bakar bukan karena harga gas naik lagi, tetapi kepikiran masalah bencana (disimpen dulu omelannya yaa.. hahaha). Saya mencoba cari artikelnya di Wiki How. Wahh ternyata langsung berderet tuh artikel. Saya menemukan satu artikel berjudul “How to Cook on a Wood Stove”. Saya langsung berpikir apabila bencana tiba, listrik mati, mau pakai kompor gas takut (takut meleduk, takut cepet habis dan naik lagi harganya), inilah salah satu alternatif terbaik. Nah, artikel ini saya coba terjemahkan buat teman – teman semua. Selamat membaca :D

Memasak Dengan Kompor Kayu Bakar


 

My Blog, My World Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review